Home > tutorial > Menentukan Blok yang Bermasalah
Menentukan Blok yang Bermasalah
Posted on Minggu, 18 Oktober 2009 by do it your self
Sebelumnya sudah pernah saya bahas tentang cara menganalisa kerusakan pada jalur Simcard, bila hasil dari pengukuran terdapat salah satu jalur yang putus maka selanjutnya anda tinggal mengetahui jalur alternatif yang akan dihubungkan. Langkah inilah yang cukup memusingkan karena kita harus betul-betul memahami hubungan antar sistemnya, misalkan saja untuk permasalahan Simcard yang sedang kita bahas ini.
Sebelum melakukan pengukuran, harus diketahui hubungan antar sistem yang berkaitan dengan jalur dari konektor Simcard ini. Bila anda belum mengetahuinya, maka diperlukan skema diagram.
Dari penjelasan skema diagram diatas, terlihat bahwa jalur dari konektor SIM Card akan diteruskan kepada EMI-Filter, selanjutnya diteruskan kepada UEM. Setelah kita mengetahui hubungan antar sistem tersebut, langkah pengukuran dapat dilakukan secara bertahap dari komponen ke komponen di setiap bloknya, agar jalur alternatif yang akan di Jumper adalah jalur aktif yang semestinya tersambung tanpa harus melewati suatu rangkaian yang aktif, misalkan melakukan jumper dari konektor Simcard langsung ke UPP tanpa melewati UEM sedangkan UEM berfungsi sebagai SIM Detektor dan SIM IF, maka hal ini adalah tindakan yang salah! Ponsel tidak akan dapat bekerja dengan baik.
Yang akan menyulitkan adalah menentukan jalur dari komponen manakah jalur yang putus tersebut, apakah jalur dari konektor Simcard kepada EMIF? atau justru yang putus adalah jalur EMIF kepada UEM?. Oleh karena itu cara pengukurannya harus secara sistematis dan berurutan berdasarkan Sistem didalamnya.
Saran saya pengukurannya gunakan metoda pengukuran secara seri.
Good Luck.
Sebelum melakukan pengukuran, harus diketahui hubungan antar sistem yang berkaitan dengan jalur dari konektor Simcard ini. Bila anda belum mengetahuinya, maka diperlukan skema diagram.
Dari penjelasan skema diagram diatas, terlihat bahwa jalur dari konektor SIM Card akan diteruskan kepada EMI-Filter, selanjutnya diteruskan kepada UEM. Setelah kita mengetahui hubungan antar sistem tersebut, langkah pengukuran dapat dilakukan secara bertahap dari komponen ke komponen di setiap bloknya, agar jalur alternatif yang akan di Jumper adalah jalur aktif yang semestinya tersambung tanpa harus melewati suatu rangkaian yang aktif, misalkan melakukan jumper dari konektor Simcard langsung ke UPP tanpa melewati UEM sedangkan UEM berfungsi sebagai SIM Detektor dan SIM IF, maka hal ini adalah tindakan yang salah! Ponsel tidak akan dapat bekerja dengan baik.
Yang akan menyulitkan adalah menentukan jalur dari komponen manakah jalur yang putus tersebut, apakah jalur dari konektor Simcard kepada EMIF? atau justru yang putus adalah jalur EMIF kepada UEM?. Oleh karena itu cara pengukurannya harus secara sistematis dan berurutan berdasarkan Sistem didalamnya.
Saran saya pengukurannya gunakan metoda pengukuran secara seri.
Good Luck.
Artikel Terkait
Category Article Hardware, PONSEL, tips, tutorial
Arsip Blog
-
▼
2009
(76)
-
▼
Oktober
(12)
- How to install HWK
- U****k Huawei tanpa Flash
- Cara Install Layanan XLmall
- Artikel Apa Yang Anda Perlukan?
- White Screen Ponsel SE K 750
- Menentukan Blok yang Bermasalah
- Info Pemakaian UFS Untuk DCT3
- NOKIA DCT4 CONTACT SERVICE HARDWARE OR SOFTWARE
- Network Solutions DCT-4
- Setting GPRS dan MMS XL
- Prosedur 1200 Unlock
- Jumper Keypad & Joystick K500
-
▼
Oktober
(12)